Proses biologis

Kerusakan DNA oksidatif

Oxidative DNA Damage
process2026-10-14trueKerusakan DNA oksidatifksh_9610Kerusakan DNA oksidatif DNA Oxidation Oxidative Damage of DNA Oxidative DNA Damage

Ringkasan

Kerusakan DNA oksidatif: Oksidasi deoksiribonukleosida pada untai DNA, yang dapat terjadi akibat paparan spesies oksigen reaktif atau ROS. Dalam kondisi normal, nukleosida teroksidasi terdapat pada kadar rendah; kadar stabil ini dapat berperan dalam kontrol epigenetik ekspresi gen dan dipertahankan oleh enzim jalur perbaikan eksisi basa atau BER. [1]

Proses dan fungsi

Ciri utama

[1]

Oksidasi deoksiribonukleosida pada untai DNA, yang dapat terjadi akibat paparan spesies oksigen reaktif atau ROS.

Ciri tambahan

[1]

Dalam kondisi normal, nukleosida teroksidasi terdapat pada kadar rendah; kadar stabil ini dapat berperan dalam kontrol epigenetik ekspresi gen dan dipertahankan oleh enzim jalur perbaikan eksisi basa atau BER.

Klasifikasi sumber

Klasifikasi

[1]

Dalam klasifikasi NCIt, konsep ini termasuk subjenis dari DNA Damage.

Hubungan dan klasifikasi

Informasi hubungan bersumber belum tersedia.

Lihat hubungan dan rujukan

Hubungan ini bukan dasar diagnosis.

Ilustrasi dan diagram

Diagram klasifikasi Kerusakan DNA oksidatif (NCIT:C198713) dengan 1 kategori induk langsung.Kerusakan DNA oksidatifNCIT:C198713subkelas langsungDNA DamageNCIT:C16507
Klasifikasi langsung

Panah: subkelas langsung. Diagram ini bukan anatomi atau penyebab penyakit.

NCI EVS · 26.09d · CC BY 4.0 · Diagram: Kesehatan

Sumber informasi

Konsep sumber: NCIT:C198713Buka konsep di NCI Thesaurus ↗

Versi 26.09d · penyusunan selesai 28 September 2026.

Definisi asli dan klasifikasi sumber

The oxidation of deoxyribonucleosides in DNA strands, which may occur due to exposure to reactive oxygen species (ROS). Under normal conditions, low levels of oxidized nucleosides are present; this steady state level may play a role epigenetic control of gene expression and is maintained by enzymes of the base excision repair (BER) pathway. Elevated levels of oxidative DNA damage are associated with oxidative stress, tumorigenesis and certain diseases, including neurologic conditions such as Alzheimer disease, systemic lupus erythematosus, bipolar disorder and schizophrenia.

Kategori pada diagram mengikuti hubungan langsung “is_a” pada sumber. Klasifikasi ini tidak menyatakan penyebab penyakit.

Lihat seluruh induk langsung pada diagram klasifikasi.

[1] National Cancer Institute — Enterprise Vocabulary ServicesOxidative DNA Damage (NCIT:C198713)

26.09d; penyuntingan selesai 28 September 2026; berkas FLAT 30 September 2026. Diakses 14 Oktober 2026.

Fakta dan lokasi rujukan

Ciri utama · NCIT:C198713 · definition.sentence.1.

Ciri tambahan · NCIT:C198713 · definition.sentence.2.

Klasifikasi · NCIT:C198713 · FLAT.parents (asserted is_a).

Terminologi biomedis NCI; konteks dan kualifikasi setiap konsep mengikuti definisi sumber, bukan penilaian individu. Rujukan biomedis internasional; bukan pedoman diagnosis, ambang pemeriksaan, atau terapi Indonesia.

Cakupan penggunaan sumber

Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) Ketentuan penggunaan.

Pemeriksaan sumber

Codex (AI) menyusun adaptasi bahasa Indonesia dan memeriksa sumber, identitas konsep, negasi, kualifikasi, simbol gen dan lokus, serta klasifikasi langsung. Adaptasi ini bukan terjemahan resmi NCI. Konten belum ditinjau oleh tenaga kesehatan atau penerjemah medis independen.

Isi profil: . Penyajian halaman: .

Tanggal pemeriksaan sumber: 14 Oktober 2026. Dijadwalkan diperiksa ulang: 14 Januari 2027. Tanggal tersebut adalah jadwal, bukan bukti pemeriksaan telah dilakukan.

Informasi ini bersifat edukatif. Penilaian kondisi pribadi memerlukan tenaga kesehatan.

Cara informasi disusun