Kondisi kesehatan

Myeloid/Lymphoid Neoplasms with JAK2 Rearrangement

condition2026-10-14trueMyeloid/Lymphoid Neoplasms with JAK2 Rearrangementksh_8910Myeloid/Lymphoid Neoplasms with JAK2 Rearrangement M/LN-eo with t(8;9)(p22;p24.1)/PCM1/JAK2 M/LN-eo with t(8;9)(p22;p24.1)/PCM1::JAK2 Myeloid and Lymphoid Neoplasms with t(8;9)(p22;p24.1);PCM1-JAK2 Myeloid and Lymphoid Neoplasms with t(8;9)(p22;p24.1);PCM1::JAK2 Myeloid/Lymphoid Neoplasm with JAK2 Rearrangement Myeloid/Lymphoid Neoplasm with JAK2-PCM1 Fusion Myeloid/Lymphoid Neoplasm with PCM1- JAK2 Fusion Myeloid/Lymphoid Neoplasms with PCM1-JAK2 Myeloid/Lymphoid Neoplasms with PCM1::JAK2 Myeloid/Lymphoid Neoplasms with JAK2 Rearrangement

Ringkasan

Myeloid/Lymphoid Neoplasms with JAK2 Rearrangement: Neoplasma hematologis ini memiliki t(8;9)(p22;p24.1) yang menghasilkan ekspresi fusi PCM1-JAK2. Kondisi berkaitan dengan eosinofilia, dominasi eritroid bergeser ke kiri pada sumsum tulang, agregat limfoid, dan sering mielofibrosis. [1]

Karakteristik kondisi

Gambaran dasar

[1]

Neoplasma hematologis ini memiliki t(8;9)(p22;p24.1) yang menghasilkan ekspresi fusi PCM1-JAK2.

Ciri pembeda

[1]

Kondisi berkaitan dengan eosinofilia, dominasi eritroid bergeser ke kiri pada sumsum tulang, agregat limfoid, dan sering mielofibrosis.

Klasifikasi sumber

Klasifikasi sumber

[1]

Dalam hierarki NCIt, konsep ini termasuk dalam Myeloid/Lymphoid Neoplasms with Eosinophilia and Tyrosine Kinase Gene Fusions (C84270).

Hubungan dan klasifikasi

Neoplasma mieloid atau limfoid dengan eosinofilia dan fusi gen tirosin kinaseKondisi kesehatanLihat hubungan dan rujukan

Hubungan ini bukan dasar diagnosis.

Ilustrasi dan diagram

Diagram klasifikasi Myeloid/Lymphoid Neoplasms with JAK2 Rearrangement (NCIT:C129853) dengan 1 kategori induk langsung.Myeloid/LymphoidNeoplasms with JAK2RearrangementNCIT:C129853subkelas langsungMyeloid/LymphoidNeoplasms withEosinophilia andTyrosine Kinase GeneFusionsNCIT:C84270
Klasifikasi langsung

Panah: subkelas langsung. Diagram ini bukan anatomi atau penyebab penyakit.

NCI EVS · 26.09d · CC BY 4.0 · Diagram: Kesehatan

Sumber informasi

Konsep sumber: NCIT:C129853Buka konsep di NCI Thesaurus ↗

Versi 26.09d · penyusunan selesai 28 September 2026.

Definisi asli dan klasifikasi sumber

Hematologic neoplasms characterized by the presence of t(8;9)(p22;p24.1) that results in PCM1-JAK2 fusion gene expression. It is associated with eosinophilia, bone marrow findings of left-shifted erythroid predominance, lymphoid aggregates, and often myelofibrosis. Rare cases present as T- or B-acute lymphoblastic leukemia.

Kategori pada diagram mengikuti hubungan langsung “is_a” pada sumber. Klasifikasi ini tidak menyatakan penyebab penyakit.

Lihat seluruh induk langsung pada diagram klasifikasi.

[1] National Cancer Institute — Enterprise Vocabulary ServicesMyeloid/Lymphoid Neoplasms with JAK2 Rearrangement (NCIT:C129853)

26.09d; penyuntingan selesai 28 September 2026; berkas FLAT 30 September 2026. Diakses 14 Oktober 2026.

Fakta dan lokasi rujukan

Gambaran dasar · NCIT:C129853 · definition.

Ciri pembeda · NCIT:C129853 · definition.

Klasifikasi sumber · NCIT:C129853 · FLAT.parents (asserted is_a).

Terminologi biomedis NCI; konteks dan kualifikasi setiap konsep mengikuti definisi sumber, bukan penilaian individu. Rujukan biomedis internasional; bukan pedoman diagnosis, ambang pemeriksaan, atau terapi Indonesia.

Cakupan penggunaan sumber

Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) Ketentuan penggunaan.

Pemeriksaan sumber

Codex (AI) menyusun adaptasi bahasa Indonesia dan memeriksa sumber, identitas konsep, negasi, kualifikasi, simbol gen dan lokus, serta klasifikasi langsung. Adaptasi ini bukan terjemahan resmi NCI. Konten belum ditinjau oleh tenaga kesehatan atau penerjemah medis independen.

Isi profil: . Penyajian halaman: .

Tanggal pemeriksaan sumber: 14 Oktober 2026. Dijadwalkan diperiksa ulang: 14 Januari 2027. Tanggal tersebut adalah jadwal, bukan bukti pemeriksaan telah dilakukan.

Informasi ini bersifat edukatif. Penilaian kondisi pribadi memerlukan tenaga kesehatan.

Cara informasi disusun