Ringkasan
Sindrom Cornelia de Lange 2 merupakan sindrom Cornelia de Lange. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi pada gen SMC1A. Gen tersebut terletak pada kromosom Xp11. [1]
Karakteristik kondisi
Dasar molekuler
[1]Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi pada gen SMC1A.
Lokasi gen
[1]Gen SMC1A yang dikaitkan dengan penyakit ini berada pada kromosom Xp11.
Klasifikasi sumber
Pewarisan
[1]Penyakit ini diklasifikasikan dengan pola pewarisan dominan terkait kromosom X.
Hubungan dan klasifikasi
Sindrom Cornelia de LangeKondisi kesehatanLihat hubungan dan rujukanHubungan ini bukan dasar diagnosis.
Ilustrasi dan diagram
Panah: subkelas langsung. Diagram ini bukan anatomi atau penyebab penyakit.
Sumber informasi
Rilis 30 September 2026.
Definisi asli dan klasifikasi sumber
A Cornelia de Lange syndrome that has_material_basis_in a mutation in the SMC1A gene, which encodes a subunit of the cohesin complex, on chromosome Xp11.
Kategori pada diagram mengikuti hubungan langsung “is_a” pada sumber. Klasifikasi ini tidak menyatakan penyebab penyakit.
2026-09-30; Git ba0870d79fc16fedeac1b33abbcb9923e366e05a. Diakses 13 Oktober 2026.
Fakta dan lokasi rujukan
Dasar molekuler · DOID:0080506 · meta.definition: mutation.
Lokasi gen · DOID:0080506 · meta.definition: chromosomal locus.
Pewarisan · DOID:0080506 · edges.is_a.
Konsep penyakit manusia dalam Disease Ontology; ciri yang disebut tidak selalu hadir pada setiap orang. Ontologi riset internasional; bukan pedoman diagnosis atau terapi Indonesia.
CC0 1.0 Universal Ketentuan penggunaan.
Pemeriksaan sumber
Codex (AI) menyusun adaptasi bahasa Indonesia dan memeriksa definisi, nama gen, lokus, serta hubungan dalam sumber. Pemeriksaan ini terbatas pada sumber dan struktur. Konten belum ditinjau oleh tenaga kesehatan atau penerjemah medis independen.
Isi profil: . Penyajian halaman: .
Tanggal pemeriksaan sumber: 13 Oktober 2026. Dijadwalkan diperiksa ulang: 13 Januari 2027. Tanggal tersebut adalah jadwal, bukan bukti pemeriksaan telah dilakukan.
Informasi ini bersifat edukatif. Penilaian kondisi pribadi memerlukan tenaga kesehatan.