Kondisi kesehatan

Sindrom orofasiodigital II

orofaciodigital syndrome II
condition2026-10-13trueSindrom orofasiodigital IIksh_1000Sindrom orofasiodigital II Mohr syndrome Oral-facial-digital syndrome type 2 orofaciodigital syndrome II

Ringkasan

Sindrom orofasiodigital II: Kondisi ini merupakan sindrom orofasiodigital. Gambaran klinisnya meliputi celah bibir atau langit-langit, lidah berlobus dengan nodul, dan anomali gigi. Dasar genetiknya berupa mutasi heterozigot majemuk pada gen NEK1. Gen NEK1 berada di kromosom 4q33. Pola pewarisan yang dinyatakan dalam ontologi adalah autosomal resesif. [1]

Karakteristik kondisi

Kelompok penyakit

[1]

Kondisi ini termasuk sindrom orofasiodigital.

Gambaran klinis

[1]

Ciri klinis yang tercatat meliputi celah bibir atau langit-langit, lidah berlobus dengan nodul, dan anomali gigi.

Dasar genetik

[1]

Dasar genetik yang disebut berupa mutasi heterozigot majemuk pada gen NEK1.

Lokasi gen

[1]

Gen NEK1 yang terkait dengan kondisi ini berada di kromosom 4q33.

Klasifikasi sumber

Pola pewarisan

[1]

Pola pewarisan yang dinyatakan dalam ontologi adalah autosomal resesif.

Hubungan dan klasifikasi

Informasi hubungan bersumber belum tersedia.

Lihat hubungan dan rujukan

Hubungan ini bukan dasar diagnosis.

Ilustrasi dan diagram

Diagram klasifikasi Sindrom orofasiodigital II (DOID:0060959) dengan 2 kategori induk langsung.Sindrom orofasiodigitalIIDOID:0060959subkelas langsungautosomal recessivediseaseDOID:0050737orofaciodigital syndromeDOID:4501
Klasifikasi langsung

Panah: subkelas langsung. Diagram ini bukan anatomi atau penyebab penyakit.

Sumber informasi

Konsep sumber: DOID:0060959Buka konsep di Disease Ontology ↗

Rilis 30 September 2026.

Definisi asli dan klasifikasi sumber

An orofaciodigital syndrome that is characterized by cleft lip/palate, lobulated tongue with nodules, dental anomalies including tooth agenesis, maxillary hypoplasia, conductive hearing loss, and poly-, syn-, and brachydactyly that has_material_basis_in compound heterozygous mutation in the NEK1 gene on chromosome 4q33.

Kategori pada diagram mengikuti hubungan langsung “is_a” pada sumber. Klasifikasi ini tidak menyatakan penyebab penyakit.

Lihat seluruh induk langsung pada diagram klasifikasi.

[1] Disease Ontology — Institute for Genome Sciences, University of Marylandorofaciodigital syndrome II (DOID:0060959)

2026-09-30; Git ba0870d79fc16fedeac1b33abbcb9923e366e05a. Diakses 13 Oktober 2026.

Fakta dan lokasi rujukan

Kelompok penyakit · DOID:0060959 · meta.definition: disease class.

Gambaran klinis · DOID:0060959 · meta.definition: clinical features.

Dasar genetik · DOID:0060959 · meta.definition: genetic basis.

Lokasi gen · DOID:0060959 · meta.definition: genomic locus.

Pola pewarisan · DOID:0060959 · edges.is_a.

Konsep penyakit manusia dalam Disease Ontology; ciri yang disebut tidak selalu hadir pada setiap orang. Ontologi riset internasional; bukan pedoman diagnosis atau terapi Indonesia.

Cakupan penggunaan sumber

CC0 1.0 Universal Ketentuan penggunaan.

Pemeriksaan sumber

Codex (AI) menyusun adaptasi bahasa Indonesia dan memeriksa definisi, nama gen, lokus, serta hubungan dalam sumber. Pemeriksaan ini terbatas pada sumber dan struktur. Konten belum ditinjau oleh tenaga kesehatan atau penerjemah medis independen.

Isi profil: . Penyajian halaman: .

Tanggal pemeriksaan sumber: 13 Oktober 2026. Dijadwalkan diperiksa ulang: 13 Januari 2027. Tanggal tersebut adalah jadwal, bukan bukti pemeriksaan telah dilakukan.

Informasi ini bersifat edukatif. Penilaian kondisi pribadi memerlukan tenaga kesehatan.

Cara informasi disusun