Korteks kelenjar getah bening
Lymph Node CortexBagian kelenjar getah bening berisi nodul dengan pusat germinal, tempat limfosit B matur menjadi sel plasma setelah aktivasi. Nodul dipisahkan jaringan limfatik difus, sinus limfe, dan trabekula.
10.048 profil bersumber. Halaman 405 dari 838: Korteks kelenjar getah bening hingga Kromatid.
Cari atau saring profil →Bagian kelenjar getah bening berisi nodul dengan pusat germinal, tempat limfosit B matur menjadi sel plasma setelah aktivasi. Nodul dipisahkan jaringan limfatik difus, sinus limfe, dan trabekula.
Bagian depan korteks singulata ini berada di lobus frontal medial, berdekatan dengan korpus kalosum. Struktur berperan dalam pengambilan keputusan, pengaturan emosi, tekanan darah, dan denyut jantung.
Kondisi ini merupakan kraniosinostosis. Gambaran klinisnya meliputi kraniosinostosis yang sangat bervariasi dengan penonjolan dahi. Dasar genetiknya berupa mutasi heterozigot pada gen MSX2. Gen MSX2 berada di kromosom 5q35. Pola pewarisan yang dinyatakan dalam ontologi adalah autosomal dominan.
Kondisi ini merupakan kraniosinostosis. Gambaran klinisnya meliputi deformitas tengkorak dan pertumbuhan tengkorak yang tidak dapat mengimbangi perkembangan otak. Dasar genetiknya berupa mutasi heterozigot pada gen SMAD6 dengan penetransi rendah, biasanya disertai alel risiko varian umum dekat gen BMP2. Gen SMAD6 berada di kromosom 15q22; varian dekat BMP2 yang disebut berada di kromosom 20p12.
Kreatinin digunakan untuk membantu menilai fungsi penyaringan ginjal. Pemeriksaan ini menggunakan sampel darah dan, pada metode tertentu, urine. Hasilnya memberikan informasi tentang kreatinin, zat sisa yang berasal dari aktivitas otot. Hasilnya perlu dibaca dalam konteks metode serta informasi kesehatan lain.
Krioglobulinemia ditandai oleh krioglobulin dalam darah, yakni protein abnormal yang mengendap pada mikrovaskulatur saat terkena dingin. Efek mikrovaskular dapat membatasi aliran darah jaringan serta mengakibatkan hipoksia dan nekrosis jaringan.
Pembentukan lipatan kelopak dan bola mata gagal terjadi. Kulit memanjang dari alis hingga pipi tanpa struktur adneksa yang dapat dikenali. Sering terdapat struktur mata vestigial atau kista di dalam rongga mata.
Kelopak mata atas tidak berbatas jelas dan menyatu sepenuhnya. Penyatuan kelopak sering berada di atas bola mata yang berkembang abnormal. Kornea pada gambaran yang sering dijumpai tersebut mengalami keratinisasi.
Infeksi Cryptococcus neoformans yang dapat akut atau kronis serta lokal atau menyebar. Lokasi yang dapat terlibat mencakup paru, sistem saraf pusat dan meninges, kulit, serta organ viseral.
Kriptosporidiosis termasuk koksidiosis dan penyakit usus. Cryptosporidium menginfeksi usus manusia serta berbagai hewan melalui makanan atau air terkontaminasi. Gejala mencakup diare cair, dehidrasi, berat badan turun, nyeri perut, demam, mual, dan muntah; risiko meningkat pada orang dengan gangguan imun.
Infeksi kronis akibat Cryptosporidium parvum atau hominis yang muncul sebagai enteritis. Biasanya terjadi pada pasien dengan gangguan kekebalan, termasuk penderita AIDS, penerima transplantasi, pasien kemoterapi sitotoksik, dan pasien keganasan hematologis.
Kromatid merupakan salah satu dari dua salinan berdampingan yang dihasilkan oleh replikasi kromosom pada mitosis atau meiosis. Saat sentromer membelah dan kromatid saudara terpisah pada anafase mitosis atau meiosis II, tiap kromatid menjadi kromosom.