Palsi serebral
cerebral palsyPalsi serebral termasuk penyakit otak. Kerusakan pusat kontrol motorik otak yang berkembang terjadi saat kehamilan, persalinan, atau setelah lahir. Kerusakan memengaruhi gerakan otot dan keseimbangan.
10.048 profil bersumber. Halaman 555 dari 838: Palsi serebral hingga Pankreas.
Cari atau saring profil →Palsi serebral termasuk penyakit otak. Kerusakan pusat kontrol motorik otak yang berkembang terjadi saat kehamilan, persalinan, atau setelah lahir. Kerusakan memengaruhi gerakan otot dan keseimbangan.
Kerusakan serebelum disebut sebagai penyebab kondisi. Koordinasi otot terganggu, terutama pada anggota gerak. Sebagian individu mengalami hipotonia, tremor, serta kesulitan pemrosesan visual dan/atau auditorik.
Cedera melibatkan area piramidal dan ekstrapiramidal otak. Tonus otot yang tegang serta gerakan tidak disengaja menjadi akibat yang dijelaskan. Kesulitan bicara dan menelan juga dicantumkan dalam definisi.
Kerusakan mengenai sistem motorik ekstrapiramidal dan/atau traktus piramidal serta ganglia basalis. Tonus otot bersifat campuran berupa hipertonia dan hipotonia. Individu mengalami kesulitan mempertahankan posisi tegak yang stabil saat duduk atau berjalan dan sering menunjukkan gerakan tidak disengaja.
Terdapat kuadriparesis spastik yang tidak progresif dan bervariasi pada beberapa anggota keluarga, tanpa faktor tambahan yang menyulitkan kehamilan atau kelahiran. Kelainan mengenai keempat anggota gerak. Manifestasi mencakup kesulitan berjalan dan berbicara.
Kerusakan terjadi pada lapisan luar otak, yaitu korteks serebral. Kerusakan meningkatkan tonus atau ketegangan otot. Peningkatan ketegangan otot menyebabkan gerakan abnormal.
Sindrom klinikopatologis yang terutama mengenai bronkiolus respiratorius, dengan bukti peradangan pada seluruh lapisan bronkiolus. Sinusitis sering menjadi ciri penyerta kondisi ini.
Pewarisan kelainan ini mengikuti pola autosomal resesif. Penyebab kondisi tersebut adalah mutasi pada gen PNLIP.
Panel fungsi hati digunakan untuk membantu menilai cedera atau fungsi hati melalui beberapa zat dalam darah. Pemeriksaan ini menggunakan sampel darah. Hasilnya memberikan informasi tentang enzim, protein, dan zat terkait hati, termasuk albumin serta bilirubin. Hasilnya perlu dibaca dalam konteks metode serta informasi kesehatan lain.
Kelainan saraf pascainfeksi yang jarang ini berkembang lambat dan mengenai sistem saraf pusat. Ditandai oleh kejang, ataksia, mioklonus, perubahan kepribadian, spastisitas, dan koma.
Kondisi ini terutama mengenai jaringan lemak subkutan dengan nodul padat yang sering menghilang disertai lipoatrofi. Perubahan lupus eritematosus diskoid dapat ditemukan pada kulit di atasnya.
Pankreas mempunyai fungsi pencernaan dan fungsi hormonal. Bagian eksokrin menghasilkan enzim yang disalurkan melalui saluran kecil, sedangkan pulau Langerhans menghasilkan hormon seperti insulin dan glukagon. Satu organ ini menunjukkan mengapa sebuah struktur dapat menjadi bagian dari lebih dari satu sistem tubuh.