Ketulian nonsindromik autosomal resesif 1B
autosomal recessive nonsyndromic deafness 1BGambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen GJB6.
10.048 profil bersumber. Halaman 387 dari 838: Ketulian nonsindromik autosomal resesif 1B hingga Ketulian nonsindromik autosomal resesif 32.
Cari atau saring profil →Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen GJB6.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen TECTA.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen OTOA.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen PCDH15.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen RDX.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran (progresif). Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen GRXCR1.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen TRIOBP.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen CLDN14.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen MYO15A.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen MYO3A.
Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen WHRN. Kelainan ini termasuk kelompok ketulian nonsindromik autosomal resesif.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran, infertilitas pria. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen CDC14A.