Otosalpingitis
Otosalpingitis termasuk penyakit tuba eustachius. Radang mengenai selaput lendir bagian kartilaginosa tuba eustachius. Penyebab mencakup nasofaringitis akut, mikroba patogen, atau trauma pada tuba.
10.048 profil bersumber. Halaman 550 dari 838: Otosalpingitis hingga Otot adductor Magnus.
Cari atau saring profil →Otosalpingitis termasuk penyakit tuba eustachius. Radang mengenai selaput lendir bagian kartilaginosa tuba eustachius. Penyebab mencakup nasofaringitis akut, mikroba patogen, atau trauma pada tuba.
Kelainan metabolik herediter yang biasanya autosomal dominan dan mengenai labirin tulang telinga dalam. Secara morfologi terdapat daerah tulang aktif atau otospongiotik dan daerah tidak aktif atau sklerotik dengan batas tegas.
Kondisi ini merupakan otosklerosis. Gambaran klinisnya meliputi sklerosis tulang endokondral terisolasi pada kapsul labirin. Dasar genetiknya berupa lokus yang berkaitan dengan gen otosklerosis-1 (OTSC1). Lokus yang disebut dalam definisi berada di kromosom 15q26.1.
Kondisi ini merupakan otosklerosis. Gambaran klinisnya meliputi gangguan pendengaran progresif yang dimulai pada dekade kedua hingga ketiga kehidupan. Dasar genetiknya berupa lokus yang berkaitan dengan gen Forkhead Box L1 (FOXL1). Lokus yang disebut dalam definisi berada di kromosom 16q24.
Kondisi ini merupakan otosklerosis. Gambaran klinisnya meliputi gangguan pendengaran konduktif. Dasar genetiknya berupa lokus yang berkaitan dengan gen otosklerosis-5 (OTSC5). Lokus yang disebut dalam definisi adalah wilayah kromosom 3q22-q24.
Otospondylomegaepiphyseal dysplasia, autosomal recessive merupakan osteokondrodisplasia. Gambaran klinisnya mencakup platispondili, yaitu tulang belakang yang mendatar. Ciri lainnya mencakup gangguan pendengaran.
Otot kaki ini melakukan fleksi serta abduksi jari kelima dan menopang lengkung lateral. Otot berasal dari tuberositas kalkaneus posterior dan melekat pada falang proksimal jari kelima serta metatarsal kelima.
Otot kaki ini melakukan abduksi dan fleksi ibu jari pada sendi metatarsofalangeal. Asalnya pada tuberositas kalkaneus posterior medial serta retinakulum fleksor dan melekat pada falang proksimal ibu jari.
Otot tangan ini umumnya membentang dari retinakulum fleksor dan tuberkel skafoid serta trapezium ke pangkal falang proksimal ibu jari. Fungsi utamanya adalah menjauhkan ibu jari dari telapak tangan.
Otot anggota gerak bawah ini melakukan adduksi, fleksi, dan membantu rotasi paha. Asalnya pada permukaan luar badan pubis serta ramus pubis inferior, dan melekat pada garis pektineal serta linea aspera medial.
Otot kompartemen medial paha ini melakukan adduksi serta rotasi medial paha. Asalnya pada permukaan luar badan pubis dan melekat pada sepertiga tengah linea aspera.
Otot kompartemen medial paha ini melakukan adduksi, fleksi, ekstensi, serta rotasi medial pada sendi panggul. Asalnya pada ramus iskiopubik serta tuberositas iskiadika dan melekat di beberapa bagian femur.