Defisiensi riboflavin
riboflavin deficiencyPenyakit defisiensi nutrisi ini berkembang akibat kekurangan vitamin B2 atau riboflavin. Definisi menyebut asupan tidak memadai, gangguan endokrin, gangguan hati, alkoholisme, dan dialisis sebagai dasar kondisi ini. Gambaran klinis mencakup stomatitis, keilosis, glositis, konjungtivitis, dan anemia; gejalanya meliputi bibir merah pecah-pecah, lidah bengkak nyeri, sakit tenggorok, penglihatan kabur, dan kelelahan.